Avram Noam Chomsky : Jangan Membunuh Orang Muslim Jika Tak Ingin Di Bunuh !

Avram Noam Chomsky : Jangan Membunuhi Muslim Jika Tak Ingin Di Bunuh !
Avram Noam Chomsk

Avram Noam Chomsky (lahir di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat) adalah seorang profesor linguistik dari Institut Teknologi Massachusetts. Salah satu reputasi Chomsky di bidang linguistik terpahat lewat teorinya tentang tata bahasa generatif.

Amerika Serikat serta negara-negara Barat yang tergabung dalam NATO melakukan segala cara untuk menghentikan yang mereka sebut ‘teroris’. Bukanlah suatu kebetulan jika yang mereka sebut ‘teroris’ itu, 99,99 persen adalah orang-orang Islam.

Untuk menghentikan ‘teroris-teroris’ itu, maka mereka pun berburu jauh sampai ke Iraq dan Afghanistan.

Namun menurut Prof. Noam Chomsky, seorang ahli bahasa, filsuf, ilmuwan, aktivis politik, penulis dan dosen, serta seorang profesor emeritus linguistik di Massachusetts Institute of Technology, menghentikan terorisme itu hal yang mudah saja. 

Dalam salah satu sebuah pidatonya yang beredar di youtube dan banyak diposting dimana-mana, ada cara efektif untuk menghentikan ‘terorisme’ untuk mengakhiri perang yang tak kunjung selesai. Tidak perlu mengeluarkan biaya besar dan mengerahkan pasukan yang banyak. 

Chomsky mengatakan jika ingin menghentikan ‘terorisme’, maka Amerika Serikat dan Barat, ujarnya harus berhenti membunuh orang-orang Muslim. 

“Jika ingin orang Muslim berhenti membunuh Anda, maka berhentilah membunuh mereka!”

Artinya, Mereka (muslim) akan melakukan tindakan perlawanan, jika dianiaya atau bahkan sampai dibunuh, direnggut harta dan kepemilikannya. 

Dengan kata lain, bahwa bukanlah orang-orang yang dicap ‘teroris’ yang telah memulai pembunuhan-pembunuhan itu. Nah Amerika, sebaiknya dengarkanlah Chomsky.(reportaseterkini/wikipedia/islampos/islamicawakening)

No comments:

Post a Comment