Sungguh Kejam! Seorang Ibu Dikurung dan Tidak Diberi Makan Selama Sebulan Oleh Anaknya Sendiri


Masih ingat dengan kasus seorang anak yang tega memberi makan ibunya kotoran? Kali ini beredar lagi berita penganiayaan anak terhadap ibu di negara Cina. Memang tidak dianiaya secara fisik, tapi kasus ini cukup membuat darah kita mendidih dan sangat miris!

Seorang ibu yang diketahui bernama Mei dikurung dan tidak diberi makan oleh anak-anaknya selama sebulan. Waduh, kebayang nggak? Nggak makan selama 1 bulan, gaes?! Tak ayal, tubuh ibu ini tinggal tulang berbalut kulit.

Kabarnya, ibu berusia 90 tahun ini sengaja dikurung dan tidak dirawat agar cepat meninggal. Sampai-sampai, Mei juga harus buang air di tempat ia dikurung.Kasus ini terungkap setelah tetangga Mei, Xiang xiang membongkar peristiwa memilukan ini. Xiang xiang mengaku menyaksikan sendiri bagaimana wanita rentan asal provinsi Hunan itu kelaparan. Karena tak tega, Xiang pun mencoba menolong Mei secara diam-diam, ketika anak-anak Mei tidak ada di rumah.“Aku masuk ke rumah itu dengan sembunyi-sembunyi. Saat Si Mei mendengar suaraku, kalimat pertama yang ia katakan, ‘suapi aku..suapi aku’,” cerita pilu Xiang Xiang.


Mungkin jika Xiang Xiang tak memberinya bubur sembunyi-sembunyi, Si Mei tidak akan makan apapun. Benar-benar ironis.Beberapa media lain menyebutkan bahwa anak dari Mei ini, dia sudah berumur 60 tahun dan merupakan anak adopsi. Sehingga tidak sanggup merawat ibunya, karena dirinya sendiri juga sudah tua.

Jika memang benar demikian, dimana keluarga yang lain? Apapun alasannya, banyak netizen yang mengecam keluarga tersebut. Mengapa mereka bisa begitu tega dengan ibunya sendiri?

Untuk menindaklanjuti kasus ini, polisi pun melalukan penyelidikan terhadap keluarga dan anak si Mei.


Xiang Xiang berharap wanita tua itu mendapatkan keadilan. Namun sayang, usia Mei tak lagi panjang. Ya, ibu malang itu meninggal pada 14 Juni silam. Sungguh menyedihkan.So, gaes..pesan yang dapat kita petik dari kisah memilukan ini adalah “jangan pernah menyia-nyiakan ibumu selagi dia masih hidup. Rawat dan sayangilah ibumu sebagaimana dia memperlakukanmu di waktu kecil.”

sumber : jakarta365s

No comments:

Post a Comment